Cara Buat Buku Tamu disini

widget by Klinik-it

Pengunjung

free counters

Agam Media Info

Blog Kaba nagari Agam Kecamatan Baso

Wisata Budaya Minang

Rumah Gadang

Pantun Minang

isi artikel disini

Bupati Agam

Ir H Indra Catri M.Pd

Bapak Camat Baso

isi artikel disini

Wali Nagari

isi artikel disini

Iklan

Pasang Iklan Promosi Usaha Anda

Kelompok Tani Solok Agro

LATAR BELAKANG
Sistim pertanian organik merupakan suatu sistim berusaha tani dengan dengan cara mengembalikan semua unsure-unsur yang dibutuhkan oleh tanaman sehingga nutrisi yang dibutuhkan oleh tanman terpenuhi.
Bahan-bahan yang dipakai untuk kesuburan tanah dan untuk membunuh perusak tanaman/, dipergunakan tumbuh-tumbuhan dan kotoran ternak. Untuk menjaga kesuburan tanah diperlukan pupuk kandang dan kompos yang sangat banyak, maka dari itu disamping bertani organik, petani dianjurkan berusaha memelihara ternak
Kotoran ternak yang dihasilkan dari sebuah peternakan merupakan bahan dasar untuk pupuk kandang dan juga dapat diolah menjadi kompos.
Dalam usaha pemenuhan kebutuhan pupuk kandang dan kompos bagi petani peran ternak sangatlah besar., untuk itu petani disamping berusaha tani merekapun memelihara ternak. Selama ini pengelolaan hewan ternak masih secara tradisional sehingga perlu pembinaan secara terus menerus dalam memadukan usaha tani dengan peternakan.
a. Aspek Sosial
Pelaksanaan pertanian organik yang dimulai dari kelompok-kelompok tani akan menimbulkan budaya kebersamaan di tengah-tengah masyarakat, mereka akan merumuskan secara bersama, mempunyai pola tanam akan menimbilkan keterikatan social yang tinggi di tengah-tengah masyarakat
b. Aspek Ekonomi
Dengan melakukan sistim pertanian organik dengan benar akan meningkatkan penghasilan petani, pengeluaran modal bias dikurangi karena tidak dipergunakan bahan-bahan kimia dan pupuk buatan
c. Aspek Pendidikan
Adanya pertanian organik diharapkan dapat memberi motivasi kepada masyarakat Jorong Koto Gadang dan sekitarnya untuk berusaha tani secara terpadu. Adapun manfaat pertanian organik adalah:kan penghasilan petani
1. Meningkatkan pendapatan petani, karena adanya pengurangan modal dari pembelian pupuk dan pestisida kimia.
2. Meningkatkan kesehatan, karena pertanian organik tidak membolehkan pemakaian bahan kimia berbahaya dari pupuk dan pestisida dari pabrik
TUJUAN
- Pengembangan pertanian organik yang terpadu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat
- Meningkatkan kesehatan manusia
- Mengurangi dan menghentikan pemakaian bahan kimia dalam berusaha tani
- Mengembalikan binatang-binatang serangga yang berguna melindungi tanaman dan menyuburkan tanah
SASARAN
Terciptanya masayarakat petani organik dan peternak sehingga tercapai kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

NAMA KELOMPOK TANI           : SOLOK AGRO

TANGAL BERDIRI : SABTU, 23 Pebruari 2008

BERITA ACARA PENDIRIAN  : KAMIS, 20 Maret 2008

STATUS KELOMPOK : MADYA

PENGUKUHAN KELOMPOK
a. No. SURAT PENGUKUHAN                : 10/KEP/WN-KT/V-2010
b. TANGGAL DIKUKUHKAN                  : 15 Maret 2010
c. PEJABAT YANG MENGUKUHKAN : WALI NAGARI KOTO TINGGI
KEPENGURUSAN
a. KETUA : AHMADI CHAN
b. WAKIL KETUA : IRWAN
c. SEKRETARIS : FREIZER
d. WAKIL SEKRETARIS : R.DT. BUAYO NP
e. BENDAHARA : EDI WARMAN

ADMINISTRASI KELOMPOK
a. BUKU KEGIATAN USAHA : ADA
b. BUKU NOTULEN RAPAT : ADA
c. BUKU KAS : ADA
d. BUKU AGENDA : ADA
e. ANGGARAN DASAR/ART : ADA
f. RENCANA KEGIATAN : ADA
g. BUKU TAMU : ADA
h. BUKU DAFTAR ANGGOTA : ADA

PROGRAM KERJA JANGKA PENDEK
a. Berusaha melengkapi administrasi kelompok
b. Pembenahan data-data kelompok di pondok pertemuan
c. Berusaha memahami pertanian organik dengan memperbanyak ilmu tentang pertanian organik

PROGRAM KERJA JANGKA MENENGAH
a. Peningkatan ilmu pengetahuan khususnya mengenai pertanian organik
b. Peningkatan produksi hasil pertanian organik
c. Peningkatan pemanfaatan limbah pertanian dan limbah ternak dengan cara dikomposkan
d. Terbentuknya kelompok tani yang mandiri dan menjadi Badan Usaha yang mempunyai kekuatan hukum
e. Peningkatan pendapatan anggota

PROGRAM KERJA JANGKA PANJANG
a. Pengembangan pertanian organik di tengah-tengah masyarakat
b. Pendirian koperasi petani
c. Rehab pondok pertemuan
d. Memasyarakatkan pertanian organik ke masyarakat luas
KEGIATAN DAN USAHA PENGEMBANGANNYA

a. Kegiatan :
- Pertemuan pengurus dengan anggota : Setiap Hari Rabu Minggu ke 3 Setiap Bulan
- Musyawarah pengurus : Setiap Hari Senin Minggu ke 1 Setiap 1
Triwulan
- Musyawarah tahunan : Setiap Bulan Desember

b. Usaha
- Pertanian organik
- Pembuatan pupuk kompos dari kotoran kambing dan sisa pertanian
- Penggadaan sarana produksi

c. Pengembangan Usaha
- Pengembangan pertanian organik
- Pengembangan usaha dengan pembinaan teknis dari Dinas Pertanian dan Peternakan
- Peningkatan lahan pertanian organik dan kepemilikan ternak
- Pengembangan usaha dengan bantuan kredit dari dan APBN, APBD, dan dari Bank
- Melakukan kemitraan untuk pengembangan usaha pertanian dan peternakan dengan pola pengembangan yang diterapkan disesuaikan dengan karakteristik daerah, dengan prinsip keterbukaan, saling membutuhkan, dan saling menguntungkan.

PRODUKSI
Pada awalnya sistim pertanian yang diterapkan adalah pertanian konvemsional. Pada tahun 2008 luas lahan pertanian organik seluas 1 Ha, tahun 2009 2 Ha dan diharapkan luas lahan pertanian organik ini bisa ± 3 Ha di tahun 2010.
03.54 | 0 comentar | Read More

Kelompok Tani Harapan Baru

LATAR BELAKANG
Sistim pertanian organik merupakan suatu sistim berusaha tani dengan dengan cara mengembalikan semua jenis bahan organik ke dalam tanah baik dalam bentuk residu dan limbah pertanian maupun ternak yang bertujuan untuk meningkatkan unsur hara dalam tanah sebagai nutrisi bagi tanaman. Bahan organik yang dibutuhkan dalam pertanian organik adalah sisa tanaman, kompos, dan pupuk kandang. Pada pertanian organik ada keterpaduan antara pertanian dan peternakan.
Kotoran ternak yang dihasilkan dari sebuah peternakan merupakan bahan dasar untuk pupuk kandang dan juga dapat diolah menjadi kompos.
Dalam usaha pemenuhan kebutuhan pupuk kandang dan kompos bagi petani peran ternak sangatlah besar., untuk itu petani disamping berusaha tani merekapun memelihara ternak. Selama ini pengelolaan hewan ternak masih secara tradisional sehingga perlu pembinaan secara terus menerus dalam memadukan usaha tani dengan peternakan.
a. Aspek Sosial
Pelaksanaan pertanian organik merupakan upaya pemanfaatan sisa tanaman dan kotoran ternak untuk memenuhi kebutuhan hara bagi tanaman. Keterpaduan antara pertanian dan peternakan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan kesejahteraan masyarakat pada umumnya
b. Aspek Ekonomi
Pelaksanaan pertanian organik diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Jorong Koto Gadang dengan cara memadukan usaha tani dengan beternak.
c. Aspek Pendidikan
Adanya pertanian organik diharapkan dapat memberi motivasi kepada masyarakat Jorong Koto Gadang dan sekitarnya untuk berusaha tani secara terpadu. Adapun manfaat pertanian organik adalah:
1. Meningkatkan pendapatan petani, karena adanya pengurangan modal dari pembelian pupuk dan pestisida kimia.
2. Meningkatkan kesehatan, karena pertanian organik tidak membolehkan pemakaian bahan kimia berbahaya dari pupuk dan pestisida dari pabrik
3. Pengelolaan pertanian organik lebih baik dari pertanian konvensional.
4. Meningkatkan kegiatan perekonomian sehingga turut mengurangi kemiskinan, penggangguran, ketertinggalan dan kesenjangan sosial
TUJUAN
- Pengembangan pertanian organik yang terpadu sehingga mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan petani.
- Pengembangan Peternakan yang lebih baik.
- Mengurangi dan menghentikan pemakaian bahan kimia dalam usaha tani
- Memadukan pola bertani dan beternak

SASARAN
Terciptanya masayarakat petani organik dan peternak sehingga tercapai kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

NAMA KELOMPOK TANI        : BUMI HARAPAN

TANGAL BERDIRI : SENIN, 27 MARET 2006

BERITA ACARA PENDIRIAN : SENN, 24 APRIL 2006

STATUS KELOMPOK : Madya

PENGUKUHAN KELOMPOK
a. No. SURAT PENGUKUHAN : 09/KEP/WN-KT/V-2006
b. TANGGAL DIKUKUHKAN   : 14 Mei 2006
c. PEJABAT YANG MENGUKUHKAN : WALI NAGARI KOTO TINGGI

KEPENGURUSAN
a. KETUA : B. DT. PAMUNCAK P.A
b. WAKIL KETUA : N. DT. MAJO NAN PUTIAH
c. SEKRETARIS : DAVID RAIMON, S.Pt
d. WAKIL SEKRETARIS : S. PANDUKO NAN PUTIAH
e. BENDAHARA : MARTIN
ADMINISTRASI KELOMPOK
a. BUKU KEGIATAN USAHA : ADA
b. BUKU NOTULEN RAPAT : ADA
c. BUKU KAS : ADA
d. BUKU AGENDA : ADA
e. ANGGARAN DASAR/ART : ADA
f. RENCANA KEGIATAN : ADA
g. BUKU TAMU : ADA
h. BUKU DAFTAR ANGGOTA : ADA

PROGRAM KERJA JANGKA PENDEK

a. Berusaha melengkapi administrasi kelompok
b. Pembenahan data-data kelompok di pondok pertemuan
c. Berusaha memahami pertanian organik dengan memperbanyak ilmu tentang pertanian organik
d. Demplot pertanian organik dan jeruk madu
PROGRAM KERJA JANGKA MENENGAH
a. Peningkatan ilmu pengetahuan khususnya mengenai pertanian organik
b. Peningkatan produksi hasil pertanian organik
c. Peningkatan kepemilikan ternak sapi
d. Peningkatan pemanfaatan limbah pertanian dan limbah ternak dengan cara dikomposkan
e. Terbentuknya kelompok tani yang mandiri dan menjadi Badan Usaha yang mempunyai kekuatan hukum
f. Peningkatan pendapatan anggota
PROGRAM KERJA JANGKA PANJANG
a. Pengembangan usaha ternak sapi
b. Pendirian koperasi petani
c. Rehab pondok pertemuan
d. Memasyarakatkan pertanian organik ke masyarakat luas dan perluasan tanman jeruk
Desember 2010…
03.53 | 0 comentar | Read More

Kelompok Tani Amanah

LATAR BELAKANG
Sistim pertanian organik merupakan suatu sistim berusaha tani dengan dengan cara mengembalikan semua jenis bahan organik ke dalam tanah baik dalam bentuk residu dan limbah pertanian maupun ternak yang bertujuan untuk meningkatkan unsur hara dalam tanah sebagai nutrisi bagi tanaman. Bahan organik yang dibutuhkan dalam pertanian organik adalah sisa tanaman, kompos, dan pupuk kandang. Pada pertanian organik ada keterpaduan antara pertanian dan peternakan.
Kotoran ternak yang dihasilkan dari sebuah peternakan merupakan bahan dasar untuk pupuk kandang dan juga dapat diolah menjadi kompos.
Dalam usaha pemenuhan kebutuhan pupuk kandang dan kompos bagi petani peran ternak sangatlah besar., untuk itu petani disamping berusaha tani merekapun memelihara ternak. Selama ini pengelolaan hewan ternak masih secara tradisional sehingga perlu pembinaan secara terus menerus dalam memadukan usaha tani dengan peternakan.
a. Aspek Sosial
Pelaksanaan pertanian organik merupakan upaya pemanfaatan sisa tanaman dan kotoran ternak untuk memenuhi kebutuhan hara bagi tanaman. Keterpaduan antara pertanian dan peternakan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan kesejahteraan masyarakat pada umumnya
b. Aspek Ekonomi
Pelaksanaan pertanian organik diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Jorong Koto Gadang dengan cara memadukan usaha tani dengan beternak.
c. Aspek Pendidikan
Adanya pertanian organik diharapkan dapat memberi motivasi kepada masyarakat Jorong Koto Gadang dan sekitarnya untuk berusaha tani secara terpadu. Adapun manfaat pertanian organik adalah:
1. Meningkatkan pendapatan petani, karena adanya pengurangan modal dari pembelian pupuk dan pestisida kimia.
2. Meningkatkan kesehatan, karena pertanian organik tidak membolehkan pemakaian bahan kimia berbahaya dari pupuk dan pestisida dari pabrik
3. Pengelolaan pertanian organik lebih baik dari pertanian konvensional.
4. Meningkatkan kegiatan perekonomian sehingga turut mengurangi kemiskinan, penggangguran, ketertinggalan dan kesenjangan sosial
TUJUAN
- Pengembangan pertanian organik yang terpadu sehingga mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan petani.
- Pengembangan Peternakan yang lebih baik.
- Mengurangi dan menghentikan pemakaian bahan kimia dalam usaha tani
- Memadukan pola bertani dan beternak
SASARAN
Terciptanya masayarakat petani organik dan peternak sehingga tercapai kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.
4. NAMA KELOMPOK TANI            : AMANAH
5. TANGAL BERDIRI : SENIN, 24 Februari 1992
6. BERITA ACARA PENDIRIAN     : SENIN, 24 Februari 1992
7. STATUS KELOMPOK : MADYA
8. PENGUKUHAN KELOMPOK
a. No. SURAT PENGUKUHAN     : 04 TAHUN 2010
b. TANGGAL DIKUKUHKAN       : 8 PEBRUARI 2010
c. PEJABAT YANG MENGUKUHKAN : WALI NAGARI KOTO TINGGI
9. KEPENGURUSAN
a. KETUA : Dj.Dt. Bandaro Manih
b. WAKIL KETUA : Z.St. Bandaro
c. SEKRETARIS : Z. PK. Kayo
d. WAKIL SEKRETARIS : Z.Pk. Mantiko
e. BENDAHARA : N.Dt. Rajo Pangulu
ADMINISTRASI KELOMPOK
a. BUKU KEGIATAN USAHA : ADA
b. BUKU NOTULEN RAPAT : ADA
c. BUKU KAS : ADA
d. BUKU AGENDA : ADA
e. ANGGARAN DASAR/ART : ADA
f. RENCANA KEGIATAN : ADA
g. BUKU TAMU : ADA
h. BUKU DAFTAR ANGGOTA : ADA
PROGRAM KERJA JANGKA PENDEK
a. Iuran anggota kelompok tani
b. Pendirian pondok pertemuan
c. Melaksanakan kebun kelompok
d. Pembuatan pupuk kompos
e. Pembuatan ramuan nabati
f. Pemeliharaan ternak sapi
g. Pembuatan plank merek dan pembenahan administrasi kelompok
PROGRAM KERJA JANGKA MENENGAH
a. Pendirian koperasi tani
b. Menjalin kemitraan dengan pihak lain dalam pemasaran hasil pertanian khusunya tanaman sayuran organik
c. Pendirian kios sarana produksi yang mengarah organik
d. Studi didalam atau diluar
e. Peningkatan produksi hasil pertanian organik daerah Sumatera dalam bidang kehutanan
PROGRAM KERJA JANGKA PANJANG
a. Menanami kembali lahan yang sudah gundu
b. Mengganti pohon yang sudah mati dengan bibit baru
c. Melestarikan tanaman akasia
d. Memasyarakatkan pertanian organik ke masyarakat luas dan perluasan tanman jeruk
KEGIATAN DAN USAHA PENGEMBANGANNYA
Kegiatan :
- Pertemuan pengurus dengan anggota : Setiap Hari Senin Minggu ke 1 Setiap Bulan
- Musyawarah pengurus : Setiap Hari Minggu Minggu ke 1 Setiap Bulan
- Musyawarah tahunan : Setiap Bulan Desember
Usaha
- Pertanian organik
- Sapi Potong pembibitan
- Sapi potong penggemukan
- Pembuatan pupuk kompos dari kotoran sapi dan sisa pertanian
- Penggadaan sarana produksi
c. Pengembangan Usaha
- Pengembangan pertanian organik
- Pengembangan usaha sapi potong dilakukan swadaya oleh kelompok tani
- Pengembangan usaha dengan pembinaan teknis dari Dinas Pertanian dan Peternakan
- Peningkatan lahan pertanian organik dan kepemilikan ternak
- Pengembangan usaha dengan bantuan kredit dari dan APBN, APBD, dan dari pihak Bank
- Melakukan kemitraan untuk pengembangan usaha pertanian dan peternakan dengan pola pengembangan yang diterapkan disesuaikan dengan karakteristik daerah, dengan prinsip keterbukaan, saling membutuhkan, dan saling menguntungkan.
PRODUKSI
Pada awalnya sistim pertanian yang diterapkan adalah pertanian konvemsional. Pada tahun 2009 luas lahan pertanian organik seluas 0,5 Ha, diharapkan luas pertanian organik ini menjadi bias menjadi ±5 Ha di tahun 2010. Awal tahun 2007 mengembangkan jeruk seluas 20 Ha dan diharapkan menghasilkan dan berkembang.
03.51 | 0 comentar | Read More

Pasa Pincuran Puti

Pasa Picuran Puti  merupakan sebuah  Balai  Pasar Kecil yang terletak di daerah  jorong Kotogadang, berkisar +- 6 KM dari jalan raya baso arah kebatusangkar, pada hari minggu ramai dikunjung oleng para pedagang yang berjualan  , pada masa dahulu pasar ini banyak dimukimi masyarakat  untuk tempat berjualan jenis buah-buahan Pisang dan lain-lainnya,  sampai sekarang pasa Pincuran Puti masih digunakan masyarakat sebagai sarana tempat berjual beli kebutuhan sehari- hari,

03.13 | 0 comentar | Read More
ADDRESS : Agam Timur Media Info Jln Bukitinggi-Batusangkar km 06 Pincuran Puti Baso 26192 Email @: agam_mediainfo@yahoo.co.id, Website AT M I: Or ADMIN http://labungbaru.blogspot.com/,www.yatno-zigana.com,